Namaku Rindu,
Ketika kita tidak saling bertemu
Ketika panca indra tak mampu merasakan
kehadiran kamu
Ketika raga tak bisa lagi merasakan
sentuhanmu
Dan ketika detak jantung sudah tak
berirama jika mengucap namamu
Panggil aku rindu,
Perasaan sesak di dada yang tak mampu
menuruti keinginan jiwa
Perasaan sakit saat aku tahu bahwa kamu
tak ada lagi di sekeliling raga
Aku rindu dan aku tersiksa
Sebut aku rindu,
Saat air mata menjadi bukti nyata
adanya rasa pilu
Saat hanya air mata yang mampu ikut
merasakan rasa itu
Saat air mata, adalah satu-satunya
ekspresi jiwa yang bisa diluapkan seketika itu
Ketika rindu itu merajalela
Aku rindu dan aku sengsara
Kenapa kamu harus pergi begitu jauh?
Kenapa harus ada jarak untuk perasaan
kita?
Dan kenapa aku tak mampu untuk menerima
jawaban yang ada...
Kamu... aku rindu kamu..
Aku tak ingin menyalahkan keadaan, tapi
keadaan memaksaku untuk mengumpatnya.
Aku benci rasa rindu..
Sesak, kosong, dan merana..
Aku ingin kamu, merangkul bahuku lagi
seperti hari kemarin
Memeluk perasaanku lagi seperti saat
senja memeluk matahari.

rindu itu tanda cinta masih mekar dalam dada :)
BalasHapusnice post :)
BalasHapusiya, itu sisi positifnya ketika kita masih bisa menahan rindu. tapi kalo dari sisi negatifnya ketika kita tak kuasa menahan rindu ya jadinya kaya diatas haha ga ada cinta-cinta :p
BalasHapusthank you :)
BalasHapus